Dikala Kamu update website, sebagian fitur bisa jadi tidak berperan dengan baik ataupun malah websitenya sama sekali tidak bisa diakses. Pengunjung juga mengira blog Kamu memanglah tidak bisa digunakan. Walhasil, mereka tidak bakal berkunjung lagi. Perihal itu bakal berakibat pada kepercayaan serta kepuasaan pengunjung website. Dampaknya pengunjung bakal merasa jengkel. Nah salah satu cara buat menanggulangi kasus tersebut yakni dengan menampilkan Maintenance Page( halaman pemeliharaan) di website. Maintenance Page umumnya digunakan oleh developer website kala ada revisi serta pengembangan dalam website
Nah di postingan kali ini bakal di jelaskan cara membuat halaman maintenance dengan menggunakan plugin.
daftar isi
Pengertian Maintenance Page
Maintenance Page merupakan sesuatu halaman yang bersifat offline pada website yang menunjukkan pemberitahuan kalau website tersebut lagi dalam pemeliharaan meliputi perbaikan sistem, peningkatan fitur website, perbaikan performa website, perbaikan keamanan website, serta sebagainya. Tidak hanya sebagai media buat menginformasikan kepada user ataupun pengunjung adanya pemeliharaan website, Maintenance Page juga bertujuan supaya website senantiasa eksis walaupun dalam proses pemeliharaan. Halaman ini dapat Kamu modifikasi sesuai kebutuhan Kamu. Misalnya, buat menampilkan informasi maintenance, waktu hitung mundur website aktif kembali, serta contact form supaya pengunjung dapat langsung menghubungi Kamu buat memperoleh kabar terbaru. Dengan menampilkan Maintenance Page pada website, dikala website dalam kondisi offline masih dapat menunjukkan halaman pemeliharaan yang bagus serta sangat menolong dalam mengganti bad experience jadi good experience buat pelanggan
menggunakan plugin maintenance
Maintenance merupakan salah satu plugin untuk membuat halaman maintenance pada blog WordPress. Tidak hanya untuk membuat halaman maintenance, dengan plugin ini pula dapat mengaktifkan“ 503 Service temporarily unavailable”, mengatur halaman sementara dengan otorisasi yang bisa diatur lewat halaman setting. Kelebihan yang didapatkan apabila kalian menggunaka plugin ini merupakan kemudahan dalam mengatur tampilan, tulisan di seluruh perangkat. Ada pula fitur yang dipunyai dari plugin Maintenance ini ialah:
- Menyediakan latar belakang layar penuh( Backstretch)
- Menyediakan efek latar belakang kabur
- Dapat upload logo
- Warna pada font, ikon, latar belakang bisa diatur sesuai keinginan
- Sediakan kolom buat meningkatkan judul
- Support Google Analytics
Cara membuat halaman maintenance
-
Login Halaman Admin
Pertama- tama kalian wajib login halaman admin WordPress terlebih dulu. Untuk melakukan login halaman admin, silahkan buka namadomain/ wp- admin di situs browser. Kemudian masukkan username serta password.
Baca juga : cara merubah password admin wordpress lewat phpmyadmin
-
Install Plugin Maintenance
Sesudah berhasil login, silakan klik menu Plugins setelah itu klik Add New/tambah baru.
Ada sebagian plugin yang bisa digunakan untuk membuat Maintenance Page di WordPress. Nah pada panduan kali ini memakai plugin Maintenance. Kalian dapat ketik Maintenance pada kolom Keyword, klik Maintenance serta Install Now/Install sekarang.
Sesudah instalasi selesai, silahkan klik Activate/Aktifkan buat mengaktifkan plugin.
-
Melakukan Setting Halaman
Setelah itu klik menu Maintenance di sebelah kiri bawah buat mengatur halaman maintenance.
Lewat plugin Maintenance ini, kalian dapat melakukan modifikasi halaman Maintenance sesuai keinginan. Terdapat beberapa setting yang dapat kalian lakukan meliputi:
- Page Title
Kalian dapat menambahkan judul dari halaman maintenance dengan metode menuliskan teks pada kolom Page Title. Page Title ini akan ditampilkan pada tab di website browser. Misalnya kalian menuliskan“ Site is undergoing maintenance” pada kolom Page Title. Maka pada tab website browser bakal seperti gambar di bawah ini.
- Headline
Teks yang jadi headline dari halaman maintenance. Misalnya menambahkan headline“ Maintenance mode is on” pada kolom Headline. Hingga halaman jadi seperti gambar berikut.
- Description
Pada kolom Description, kalian dapat menambahkan deskripsi pendek mengenai halaman maintenance ini.
- Footer Text
Pada kolom Footer Text, kalian dapat menambahkan teks pada halaman maintenance yang nantinya bakal ditampilkan pada bagian paling bawah website.
- Set Logo Width& Height
Kalian dapat mengatur ukuran lebar serta tinggi logo yang mau digunakan.
- Logo, Background Image, Background Image( portrait mode), Page Preloader Image
Tidak hanya mengatur ukuran gambar, kalian pula bisa mengatur gambar apa saja yang digunakan dalam halaman maintenance. Cukup memilih gambar serta laukan upload saja ke dalam masing- masing kolom yang disediakan.
- Background& Font Color
Kalian dapat meningkatkan ataupun mengganti warna background serta tipe font yang digunakan.
- Font Family
Kalian bisa dengan bebas memilik tipe font yang digunakan.
-
Membuat Maintenance Page Selesai
Ketika seluruh setting telah kalian atur, berikutnya klik Save Changes.
Saat ini kalian dapat mengecek apakah membuat Maintenance Page di WordPress sukses ataupun tidak dengan cara mengakses URL website di adress bar browser.








